Terobosan Besar dalam Teknologi Energi Hidrogen & Hibrida: Tiga UAV Domestik Diluncurkan Berturut-turut (22-26 Maret)
Dari 22 hingga 26 Maret, Tiongkok menyaksikan terobosan terkonsentrasi dalam teknologi UAV energi hidrogen dan hibrida. Tiga model baru menyelesaikan penerbangan perdana atau peluncuran resmi berturut-turut, mencetak beberapa rekor kinerja baru dalam daya tahan senyap yang lama, angkat berat, dan jelajah jarak jauh.
22 Maret | Penerbangan Perdana UAV Senyap "Terintegrasi Tiga Energi" AVIC Chengdu
Dilengkapi dengan sistem energi hibrida tenaga surya + sel bahan bakar hidrogen + baterai lithium, ia memiliki tingkat kebisingan di bawah 55 desibel dan daya tahan lebih dari 30 jam, cocok untuk misi pemantauan lingkungan dan relai komunikasi dengan daya tahan lama.
25 Maret | Peluncuran UAV Angkat Berat Bertenaga Hidrogen dari Biro Geologi Metalurgi Tiongkok
Muatannya melebihi 200 kg, mencetak rekor muatan baru untuk kelasnya, dan dapat diadaptasi untuk logistik dataran tinggi, bantuan bencana darurat, dan skenario transportasi angkat berat lainnya.
26 Maret | Debut Qing'ou 30B dari Institut Riset HIT Chongqing
Ia memiliki daya tahan 12 jam dan jangkauan maksimum 900 km, secara efektif mendukung operasi jarak jauh seperti inspeksi jalur listrik dan observasi laut.
Kemajuan teknologi terkonsentrasi ini hanya dalam lima hari menandai kemajuan praktis dan berbasis skenario yang pesat dari peralatan ketinggian rendah bertenaga hidrogen Tiongkok.